BLOG IGO BERITA KINI PINDAH KE WAVIE-NEWS.TK

Monday, February 23, 2015

270 Titik Jalan Rusak Ditambal

Banjir yang merendam ibu kota awal Februari lalu menyebabkan jalan rusak dan berlubang. Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna jalan, Dinas Bina Marga DKI Jakarta mengebut perbaikan sejumlah ruas jalan yang rusak yang tersebar di lima wilayah kota.

Hingga akhir Februari 2015, dari 990 titik jalan rusak, tercatat sudah 270 titik yang selesai diperbaiki atau 27 persen. Sementara 720 titik jalan rusak lainnya masih dalam proses perbaikan.

"Dari laporan yang masuk hingga Februari ini, ada 990 titik jalan yang rusak. Yang sudah dikerjakan 270 titik, sedangkan yang belum dan masih dalam proses perbaikan ada 720 titik," kata Suko Wibowo, Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Senin (23/2).
270 Titik Jalan Rusak Ditambal
Ia menjelaskan, ke-270 titik jalan rusak yang telah ditambal tersebar di lima wilayah kota administrasi Jakarta. Di Jakarta Pusat, jalan rusak yang sudah diperbaiki antara lain, Jalan Hos Cokroaminoto, Jalan Kramat Raya, dan Jalan Balik Papan. "Di Jakarta Selatan misalnya Jalan‎ Arteri Permata Hijau, Jalan Dr Supomo, dan Jalan Rasuna Said," jelasnya.

Sementara di Jakarta Barat, lanjut Suko, perbaikan jalan rusak di antaranya di Jalan Tomang Raya, Jalan Panjang, dan Jalan Arteri Kelapa Dua. Sedangkan di Jakarta Utara antara lain Jalan Baru Ancol Selatan, Jalan Boulevard Barat, dan Jalan Sunter Mas Tengah. "Di Jakarta Timur misalnya di Jalan Matraman Raya, Jalan I Gusti Ngurah Rai dan Jalan Bekasi Timur," lanjutnya.

Suko menambahkan, perbaikan jalan rusak menggunakan anggaran mendahului berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) No 2015 tahun 2014 tentang Pengeluaran Daerah Mendahului Penetapan APBD tahun 2015. "Di Pergub itu disebutkan besaran anggaran mendahului‎ 1 per 3 dari nilai anggaran yang kita alokasikan. Misalnya Rp 120 miliar, berarti 1 per 3-nya itu Rp 20 miliar," terangnya.

Suko menjelaskan, perbaikan jalan rusak untuk sementara masih menggunakan aspal dingin (cold mix). Namun, jika anggaran pemeliharaan jalan sudah cair, perbaikan titik jalan rusak kembali akan menggunakan aspal panas (hot mix). "‎Kita pakai cold mixdulu karena sampai hari ini cuaca baru sedikit panas," ucapnya.

Suko menjelaskan, anggaran pemeliharaan jalan yang diusulkan pihaknya dalam APBD DKI tahun 2015 sebesar Rp 60 miliar. Sedangkan di tingkat Suku Dinas (Sudin) antara Rp 40 hingga 50 miliar.

Sumber: beritajakarta.com

Link: http://adf.ly/13tuAn
FFFFFF

Blog Archive