"Tolong jangan dilupakan saat Indonesia dihantam tsunami, Australia langsung mengirimkan bantuan kemanusiaan miliaran dollar. Australia akan selalu menolong Indonesia. Dan kami berharap Anda dapat membalas (kebaikan itu) pada saat ini."
Merdeka.com - Australia pernah mengirim bantuan miliaran dolar, mayoritas berupa hibah, buat pembangunan rumah warga Aceh yang hancur diterjang tsunami pada 2004 lalu. Dana ini juga dipakai untuk mendirikan sekolah darurat serta infrastruktur utama seperti jalan raya.
Atas bantuan tersebut, Perdana Menteri Australia Tony Abbott meminta pemerintah Indonesia harus membatalkan eksekusi mati dua warga negaranya yang terlibat penyelundupan heroin di Bali. Dia mengungkit bantuan Australia yang sangat besar untuk rekonstruksi Aceh selepas diterjang bencana tsunami tahun 2004 lalu.
Kemurahan hati warga Negeri Kanguru, menurut Abbott, seharusnya dibayar Indonesia dengan memberi grasi pada kedua warganya, Andrew Chan (31 tahun) dan Myuran Sukumaran (33 tahun). Keduanya terbukti otak jaringan penyelundupan narkoba yang disebut 'Bali Nine'. Untuk menyelamatkan mereka, terpaksa bantuan kemanusiaan tersebut diungkit.
"Tolong jangan dilupakan saat Indonesia dihantam tsunami, Australia langsung mengirimkan bantuan kemanusiaan miliaran dollar. Australia akan selalu menolong Indonesia. Dan kami berharap Anda dapat membalas (kebaikan itu) pada saat ini," kata Abbott seperti dilansir Sydney Morning Herald, Rabu (18/2).
Pernyataan tersebut membuat rakyat Indonesia geram. Berikut merdeka.com merangkum beberapa Aksi yang dilakukan untuk melawan arogansi dari Tony Abbott:
1.Kecam Abbott, mahasiswa Aceh dirikan posko koin untuk Australia
Merdeka.com - Sebagai bentuk protes terhadap pernyataan Abbott, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh bersama komunitas media sosial Twitter, @iloveaceh, membuka posko pengumpulan koin bertagar #KoinUntukAustralia.
Posko perdana ini didirikan di Sekretariat KAMMI Aceh di kawasan Lamgugop, Banda Aceh. Terdapat sebuah papan pengumuman ukuran 1X1 meter bertuliskan posko Koin untuk Australia. Terdapat sejumlah uang koin pecahan Rp 100 hingga Rp 1.000.
"Ini bentuk protes dan penekanan kita atas pernyataan Tony Abbott yang mengungkit bantuan untuk Aceh pada saat tsunami Aceh," kata koordinator posko KAMMI Aceh, Martunus, Sabtu (21/2) di Banda Aceh.
Tagar #KoinUntukAustralia menjadi topik terhangat dalam media sosial di Aceh dan banyak mendapatkan dukungan. Dari media sosial yang dicuit melalui akun @iloveaceh maupun dari @KAMMI_Aceh mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat.
"Kami tidak terima dengan pernyataan PM Australia dan meminta pemerintah agar segera mengeksekusi mati dua warga Australi," imbuh Martunus.
Martunus mengaku, banyak masyarakat Aceh yang bertanya letak posko tersebut melalui medsos. "Kita juga akan mengajak seluruh komunitas di Aceh untuk bergabung mendirikan posko bersama aksi pengumpulan koin untuk Australia," tutup Martunus.
Setelah rapat bersama, KAMMI berencana mendirikan posko bersama di depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Pendirian posko di sini untuk mengajak seluruh rakyat Aceh ikut berpartisipasi melakukan aksi protes dengan mengumpulkan koin untuk Australia.
2.Tony Abbott, jangan asal bacot
Merdeka.com - Koalisi Pro Indonesia mengecam pernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbott mengungkit bantuan pihaknya kepada Indonesia atas musibah tsunami Aceh pada 2004. Pernyataan disampaikan karena ada dua warga Australia yang akan mendapatkan hukuman mati. Bahkan mereka menggelar aksi ' Tony Abbott jangan asal Bacot' di Bundaran Hotel Indonesia. Dan ada aksi mengumpulkan koin untuk mengembalikan bantuan Australia kepada Indonesia.
Inisiator dan koordinator Koalisi Pro Indonesia Andi Sinulingga mengatakan, pihaknya mengecam keras penyataan Tony Abbott. Sebab permasalahan kemanusiaan dan narkoba tidak bisa disamakan.
"Kami tidak terima bantuan Aceh ditukar dengan warganya yang ternyata gembong narkoba. Dan kami minta Jaksa Agung untuk segera mengeksekusi hukuman mati," tegasnya di Bundaran HI, Minggu (22/2).
Dia menilai, pemerintahan yang dipimpin Presiden Joko Widodo ( Jokowi) harus bersikap tegas. Sebab ini bisa menjadi momentum untuk mengembalikan harkat martabat Indonesia. Terlebih, bukan kali ini saja Australia menghina Indonesia.
"Ini untuk bangkit. Kalau Australia mengancam kami (Indonesia) nggak butuh kok. Ini cermin kepemimpinan yang tidak beradab," ujarnya.
Andi juga bingung dengan pernyataan Tony Abbott. Sebab permasalahan kemanusiaan tidak bisa dibandingkan dengan pelanggaran hukum.
"Jangan ajarin kami tentang kemanusiaan, Karena kami lebih ngerti tentang kemanusiaan. Lagi pula kami gak mintakan bantu waktu tsunami Aceh," katanya.
3.Kurang ajarnya Australia ungkit bantuan tsunami tunda eksekusi mati
Merdeka.com - Pengamat Internasional Zein Latuconsina mengatakan bahwa pernyataan Perdana Menteri Australia Tony Abbott yang mengungkit bantuan tsunami Aceh hanya mempermalukan negara Kanguru sendiri. "Sebenarnya statement bahwa bantuan bencana tsunami sebagai utang itu secara tidak langsung menjelaskan karakter sebenarnya Australia sebagai negara," kata Zein Latuconsina saat dihubungi merdeka.com, Rabu (18/2).
Menurut dosen hubungan Internasional IISIP ini, pemerintah Indonesia harus berpegang teguh mengeksekusi dua Andrew Cha (31 tahun) dan Myuran Sukumaran.
"Tetap mengedepankan hukum sebagai panglima. Sambil kembali merevisi hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia yang sebenarnya baru menuju ke arah normalisasi hubungan usai kasus penyadapan telepon mantan presiden SBY dan Ibu Ani," ujarnya.
Dia menambahkan, hubungan bilateral Indonesia dan Australia akan memburuk lantaran adanya ancaman boikot pariwisata Bali dan mengungkit bantuan tsunami Aceh. Sikap Australia, kata dia, tidak sesuai dengan asas non intervensi. "Ini kurang ajar kayak tsunami bicara kemanusiaan dikaitkan putusan eksekusi itu keterlaluan," pungkasnya.
4.Australia bak pakai jurus mabuk karena ungkit bantuan tsunami
Merdeka.com - Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana, menyesalkan pernyataan Tony Abbott yang mengungkit bantuan Australia kepada Indonesia pasca-tsunami Aceh, untuk pembatalan pelaksanaan hukuman mati atas dua warganya dalam waktu dekat.
"Pernyataan Tony Abbott itu patut disesalkan," kata Hikmahanto melalui keterangan tertulis di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (19/2).
Menurut dia, Tony Abbott memberi persepsi salah terhadap bantuan yang diberikan oleh Australia kala itu. Atas pernyataan Abbott itu, Australia seolah tidak tulus dan tak ikhlas dalam menyampaikan bantuan.
"Bantuan diberikan seolah untuk menciptakan ketergantungan Indonesia terhadap Australia. Ketika ada kepentingan Australia, ketergantungan itu yang digunakan," katanya menyesalkan.
Hal itu dinilai akan menguatkan opini dari publik Indonesia bahwa bantuan dari luar negeri sudah dapat dipastikan terselip kepentingan, atau dengan kata lain 'tidak ada makan siang yang gratis (there is no free lunch)'.
Selain itu, Tony Abbott juga belum menjabat Perdana Menteri atau pengambil kebijakan ketika Australia memberi bantuan ke Indonesia pasca-tsunami. Kemungkinan saat itu pemberian bantuan ke Indonesia dilakukan secara tulus.
"Namun sekarang telah disalah-manfaatkan oleh Abbott, seolah bantuan tersebut dapat ditukar dengan pembatalan pelaksanaan hukuman mati," tegas Hikmahanto.
Hikmahanto juga menyesalkan dalam pernyataannya Abbott yang menyatakan ketika Australia memberi bantuan pasca-tsunami, ada warga Australia yang meninggal dunia. Sehingga seolah ingin adanya 'barter nyawa'.
"Tidak seharusnya nyawa warga Australia yang memberi bantuan di Aceh dibarter dengan nyawa dua warga Australia yang akan menjalani hukuman mati karena melakukan kejahatan yang serius di Indonesia," ujarnya.
Meskipun demikian, menurut Hikmahanto, Indonesia harus bersikap memahami mengapa Tony Abbott mengeluarkan pernyataan kontroversial tersebut. Hal itu tidak lepas dari upaya yang harus dilakukan oleh pemerintah Australia, di menit-menit terakhir menjelang pelaksanaan hukuman mati dua warganya.
"Jurus Dewa Mabuk pun dilakukan," ujarnya.
Di samping itu, Hikmahanto menilai, konstelasi perpolitikan internal mengharuskan Abbott untuk memiliki keunggulan untuk berbuat agar dia dapat mempertahankan kursi perdana menterinya.
"Isu pelaksanaan hukuman mati di Indonesia telah dijadikan komoditas politik oleh para politisi Australia," nilai dia.
sumber
Nyari koin dulu ah buat nyumbang gantiin bantuan ke ausi
Link: http://adf.ly/13sd2S
FFFFFF
BLOG IGO BERITA KINI PINDAH KE WAVIE-NEWS.TK
Monday, February 23, 2015
Aksi-aksi rakyat Indonesia lawan arogansi PM Australia
Posted by admin on 12:15 PM
Blog Archive
-
▼
2015
(3075)
-
▼
February
(800)
- DKI Gandeng BPKP untuk Audit Anggaran
- Ahok vs Dewan, Jokowi Nampar Pinjam Tangan Orang L...
- Skak Mat, Akhirnya KPK Berhasil Temukan Indikasi D...
- Jokowi : Siapapun yang Ganggu Bahan Pokok, Tangkap...
- Kisah Tragis, Begal yang dibakar Massa Ternyata so...
- Ahok: Gila, Ngapain Bikin Buku Trilogi? Fitnah (DI...
- Pedagang Pasar Plaju Memilih Berjualan Diluar Kare...
- Polres Bantul Sebar 3 Foto DPO Pelaku Kasus “Tato ...
- POLISI GEREBEG 'KAMPUNG BEGAL' DI KARAWANG
- [BERDUKA] Pengendara Honda City Seret Mahasiswa di...
- [HUTANG] Pemerintah Berencana Ajukan Pinjaman Luar...
- DPR reses, Fadli Zon main sinetron Mak Ijah ke Mek...
- DPR Reses, Fadli Zon Main Sinetron Mak Ijah ke Mekkah
- Angket DPRD: Ini Daftar Proyek Aneh yang Dibongkar...
- Dipanggil Komisi Yudisial, Sarpin: Kalau Berani ke...
- Kisah Tragis Begal Pondok Aren yang Dibakar Massa
- [Kok bisa yahh] Aneh, Ada Rumah Hilang di Curi Maling
- Diserang Hak Angket, Ahok: Saya Angketin Mereka!
- Sarpin: Saya Hakim, Anda Kira Saya Bodoh!
- Fotografer Indonesia mendunia berkat bikin foto su...
- Ibu dan Anak Gadisnya Mau Dipoligami Bersama-sama
- Ahok mau dilengserkan DPRD, bukan krn Dia China at...
- Para Monyet menyesal pilih Jokowi
- Ke KPK, Ahok Bawa Setumpuk Dokumen
- Pembangunan Masjid di Balaikota Ditarget Rampung T...
- Buang Sampah di Makam, Fatullah Didenda Rp 150 Ribu
- Djarot Ingin APBD DKI Bisa Segera Digunakan
- Pembangunan Masjid di Balaikota Ditargetkan Rampun...
- Jokowi Dianggap Masih Selevel Kapolres
- [Piye iki ?] DPRD DKI Gulirkan Hak Angket, Ahok: S...
- (mulus +21) Biadab remaja itu dijual, disekap trus...
- [BIADAB..!!!] Gadis Berusia 14 tahun Disuruh Melay...
- Gara-gara Cincin Batu Akik, Bocah Ini Menangis Kes...
- Jusuf Kalla: Ada Yang Salah di Sistem Pendidikan
- Stok Minim, Beras Diserbu Tengkulak
- HEBOH !! Vidio Begal Dibakar Massa Terdengar Teria...
- 14 Kelurahan di Jakbar Terpilih Jadi Kelurahan Sad...
- Realisasi PBB Jakbar Capai 81,58 Persen
- (GILA FITNAHNYA) Rumor Samad Nikahi Putri Indonesi...
- Temui Jokowi, Ahok Curhat Soal Hak Angket
- Ke KPK, Ahok Bawa Setumpuk Dokumen
- (TangSel Darurat Malam) Ini Dia Isi Pesan ‘Hoax’ B...
- Waspada, Jalan Abdul Muis Ambles
- Bupati Kepulauan Seribu Bakal Poliskan Pencuri Pasir
- Kini, Hendropriyono Akui Prabowo Bukan Psikopat, "...
- Pelaku Curanmor Ditangkap Polsek Ilir Timur 2 Pale...
- jual obat pelancar haid 0822.4298.6022 PIN BB: 2AC...
- Terminal di Jakarta Akan Dilengkapi SPBG
- Residivis Pencuri Sepatu Ditangkap Polisi gan
- Djarot Ingin APBD DKI Bisa Segera Digunakan
- Menkes: Iuran BPJS Kesehatan Akan Naik
- 4 Penganiaya Siswa SMP Bakti Idhata Diringkus
- Calon Investor Diminta Matangkan Kajian Deep Tunnel
- Pembangunan Masjid di Balaikota Ditarget Rampung T...
- Suhada Tewas Jadi Korban Tabrak Lari
- 2 Kapal Nelayan Terbakar di Muara Angke
- Puluhan Bangunan di TPU Tegal Alur Ditertibkan
- Haji Lulung: Tadinya Gue Mau Jagain Ahok..
- [KONSER] Iwan Fals temui Presiden Jokowi
- BACOT AHOAX !....BPK: Laporan Keuangan DKI Menurun...
- Putera Puteri TNI-Polri Ancam Dobrak Kedubes Austr...
- Polda Sultra Intenskan Kejar Pelaku Ilegal Loging ...
- Ahok: Tidak Akan Ribut jika Saya Terima Usulan Rp ...
- Anaknya Dibakar Hidup-hidup oleh Massa, Sutina Men...
- (Breaking News) Pasangan Mesum Bersembunyi di Lema...
- Berkat Ahok, Bang Napi & Lurah Preman Gagal Total ...
- Terinspirasi Ariel-Luna, Penjual Akik & Siswi SMK ...
- (Siap lengser) Bakal Laporkan DPRD DKI ke Kejagung...
- Rincian 'Dana Siluman' di APBD 2014 untuk Dinas Pe...
- Ahok Terabas 11 Peraturan Perundang-undangan
- Bagaimanakah Kopassus dalam Aksi dan Kekuatannya
- (WOW) Ternyata Orang Jepang Lebih Suka Ponsel Lipa...
- Tiga Titik Pompa di Jakbar Segera Diperbaiki
- Ahok Tak Galau Soal Teguran Menpan RB
- Rezim Paling Ngocol. Bahkan PLT Ketua KPK Saja Sam...
- [WTH??] Kata Nuri Shaden, Hak Angket adalah Hak Be...
- Menteri Kehutanan Sebut Pelaku Illegal Loging Seti...
- Jokowi dan Ahok dalam Rekayasa Berita 'Kompas'
- [Bacot Ahoax Kosong] Banyak Anggaran Siluman di AP...
- [Ohh Nooow....] Siswi Pemeran Video Mesum Sudah 13...
- Djarot Dorong Penggunaan Bahan Bakar Gas
- Jika APBD Cair, PNS Diminta Langsung Tancap Gas
- Djarot Minta Bangunan Tua Dibongkar
- Jika APBD Cair, PNS Diminta Langsung Tancap Gas
- BREAKING NEWS: Begal yang Dibakar Massa Itu Bernam...
- Sutina hanya bisa menangis lihat jenazah anaknya y...
- [Mulai goyah?] PM.Abbott.Presiden.Jokowi.Pertimban...
- Pemkot Jakpus Distribusikan Surat Pemberitahuan Pajak
- Bongkar APBD, Ahok Cari Kebenaran Harga UPS dan Ta...
- Soal Hak Angket, Djarot Pilih Fokus Kerja
- Basuki Minta Pengusaha Sumbang 300 Bus
- Jika APBD Cair, PNS Diminta Langsung Tancap Gas
- 110 Penghuni Kos di Tanjung Duren Selatan Terjarin...
- 110 Penghuni Kos di Tanjung Duren Selatan Terjarin...
- Pangdam Udayana : 3 Sukhoi untuk amankan eksekusi ...
- Pelaku Pelecehan Rekam Dada Jessica Iskandar Selam...
- Djarot Dorong Penggunaan Bahan Bakar Gas
- [FULL MULUS] Beredar Video 'Skandal Mesum Mahasisw...
- Disabet Senjata Tajam, 3 Pelajar Terluka
- WASPADA...Modus Culik mengaku orangtua sambil mara...
- Sektor Vital di DKI Diminta Pakai Gas
- DKI-NTT Matangkan Kerja Sama Pembibitan Sapi Lokal
- 70 Personel Satpol PP Diperbantukan ke Sudinhub Ja...
- [FULL MULUS] Demi Kesehatan, Aura Kasih Pilih Paka...
- Aparat Kelurahan Kerja Bakti Bersihkan Sisa Kebakaran
- Beredar Video Mirip Chelsea Islan Buka Baju di Kam...
- Video Berjudul 'Skandal Mesum Mahasiswi ITB di Kos...
- Presiden RI yang mendapat mendali Citra kategori “...
- [BAD COP] Gelar Razia Lalu-Lintas, Perampok Ini Me...
- [TNI Siaga] Australia ternyata gelar tiga 'operasi...
- Jokowi Keringat Dingin Saat Dipanggil Banwaslu
- Indonesia Ttak Gentar Putus Hubungan Dagang Dengan...
- (buruh pasti mesan) Lamborghini Madura, Mobil yang...
- Ahok: Saya atau Anggota DPRD yang Masuk Penjara, H...
- Strategi Ahok Atasi Pembegalan
- James Riyadi Bangun Rumah Sakit Rp 300 Miliar
- Menteri Marwan Jafar Targetkan 20.000 Bumdes Dalam...
- Ahok: Mana Ada Gue Panik? Gue Mau Bikin Bangkrut K...
- Enam Rumah di Sunter Agung Ludes Terbakar
- Kondisi Jalan Kamal Raya Rusak Parah dan Butuh Per...
- Dalam Setahun, Utang Indonesia Sama dengan 30 Tahu...
- Basuki Bentuk Unit Pengendalian Gratifikasi
- Megaproyek Pluit City di Ujung Tanduk
- Ahok Tak Ambil Pusing Teguran Menpan RB
- Ketum Parpol Tolak Lobi-lobi Ahoax Soal Hak Angket
- Jakarta Smart City Diapresiasi dalam Ajang Social ...
- Wakil Gubernur DKI Jakarta Minta Temuan BPK Disele...
- Banjir, 1.573 Dokumen Kependudukan Rusak
-
▼
February
(800)