BLOG IGO BERITA KINI PINDAH KE WAVIE-NEWS.TK

Wednesday, March 4, 2015

Sasak Panjang, Lokasi Penadah Gembong Begal

Sasak Panjang, Lokasi Penadah Gembong Begal

BOGOR-Kasus begal di Bogor memasuki babak baru. Informasi yang dihimpun, se­l­ama ini, barang-barang hasil pem­begalan dijual bebas di Kampung Bulu, Desa Sasak Panjang, Kecamatan Tajur­halang, Kabupaten Bogor.

Kemarin, dua orang penadah asal Kampung Bulu, Desa Sasak Panjang, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor, berhasil diamankan. Salah satunya adalah seorang residivis bernama Maja (43) warga Kampung Baru RT 003/05, Desa Citayam, Tajur Halang, Bojonggede. Sedangkan pelaku lainnya, belum diketahui identitasnya. Mereka menadah barang-barang hasil pembegalan.

Kapolsek Bojonggede Kompol Ganet Sukoco menyatakan, razia tersebut di bawah instruksi Polresta Depok. "Razia itu dilakukan langsung oleh polresta (Depok, red)," ujarnya.

Menurut dia, dua lokasi peng­gerebekan terdapat di Kampung Bulu dan Kampung Sasak Panjang. Dari dua titik tersebut, polresta berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai penadah. "Saya belum mendapat tembusan (identitas tersangka, red)," katanya.

Meski demikian, Sukoco menjelaskan, dari dua lokasi kampung tersebut, terdapat enam gudang yang diduga sebagai tempat para pembegal menukarkan barang ram­pasannya.

"Enam titik ini memang sudah menjadi target operasi. Karenanya, sejumlah bodi motor, ban, beserta mesin, dan onderdil kendaraan turut diamankan," ucapnya.

Tak hanya itu, sambung Ganet, beberapa unit kendaraan bermotor juga turut diamankan. Lantaran tidak memiliki kejelasan surat-surat kepe­milikan. "Ada beberapa motor juga diangkut. Karena tidak ada surat-suratnya," tukas dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, razia yang digelar oleh Polresta Depok itu, langsung dipimpin Kasat Reskim Polresta Depok. Razia tersebut dilakukan sebagai upaya penindakan para pelaku pembegalan yang terjadi di wilayah Depok dan Bogor.

Catatan Radar Depok (Grup Radar Bogor), sampai saat ini kasus pembegalan di Depok sudah masuk status darurat begal. Misalnya, kasus yang terjadi pada Kartumi (32), yang dirampok di Jalan Raya Krukut, Limo, Depok, Sabtu (31/1).

Sebelumnya pun telah terjadi dua peristiwa serupa. Dan, atas kejadian tersebut, dua orang harus meregang nyawa karena melawan.

Keduanya yakni Bambang Syarif Hidayattulah (23), yang ditodong dan dibunuh di Jalan Juanda, tak jauh dari lokasi pembangunan Tol Cijago, Sabtu (10/1). Selanjutnya adalah Abbul Rahman (26), yang ditodong dan dibunuh di depan kampus BSI, Jalan Margonda, tak jauh dari terowongan gerbang masuk Kota Depok pada Minggu (25/1).

Dari serangkaian kasus tersebut, sejak Februari hingga Maret ini, polisi baru bisa mengamankan tiga pelaku kejahatan begal dengan kekerasan, di kawasan Kota Kembang.(azi/c)



sumber: radarbogor.id  (radarbogor.id)

Link: http://adf.ly/16U2jV
FFFFFF

Blog Archive